Senin, 09 Juli 2018

PERTEMUAN 9 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Konfigurasi Mikrotik sebagai gateway dan dhcp server menggunakan VMWare


Pertama-tama kita buka terlebih dahulu WMware-nya, lalu setting pada Network Adapternya seperti ini :
Network Adapter    : NAT
Network Adapter 2 : LAN Segment
Network Adapter 3 : Host-only

Berikut langkah untuk setting Network Adapter di WMware :
1.  Pilih "Edit virtual machine settings" .
 

 2.  Lalu pilih Add untuk menambahkan Network Adapternya, lihat disebelah kanan ada pilihan untuk mengganti tipe Network Adapter 2 dan Network Adapter 3. Setelah selesai klik OK.



3. Nyalankan Mikrotiknya, tunggu sampai muncul tampilan seperti gambar di bawah.
 

 4.  Cek apakah ketiga Network Adapternya sudah terpasang, dengan cara ketik "interface print ".


5.  Nah disini sudah terpasang ketiga Network Adapter tersebut, selanjutnya kita akan setting IP Addressnya.
Kita membuatnya di ether 1 terlebih dahulu, dengan IP :
IP Public : 10.10.10.10/8 (Kelas A)
Gateway : 10.10.10.11
DNS : 10.10.10.254
Kemudian ketikkan syntax seperti dibawah ini.
 

 6.  Setelah selesai kita kembali ke desktop untuk konfigurasi IP di VMNet8 di Windows kita.
 

 7.  Setelah di konfigurasi kemudian kita coba ping alamat gateway di mikrotik dengan alamat IP 10.10.10.10














 Hasilnya sudah terkoneksi dengan baik. Jadi kita sudah mengkonfigurasi Mikrotik sebagai Gateway. Cmiw! ^_^ 


Selanjutnya kita akan buat Mikrotik sebagai DHCP Server dengan Windows XP sebagai client.
Catatan : Harus install dahulu Windows XP di VMwarenya.

1.  Disini kita menggunakan ether2 , kita setting IP terlebih dahulu untuk DHCP.
IP Address : 192.168.1.1/24
Gateway : 192.168.1.1
Range IP : 192.168.1.10 - 192.168.1.20

Berikut ini adalah syntaxnya :


2.  Lanjut kita masuk ke direktori DHCP Server dan mengaktifkan DHCP Servernya.
Cara mengaktifkannya dengan ketik " ip dhcp-server enable 0 ".

Berikut ini adalah syntaxnya : 
 

Kita sudah selesai mengkonfigurasi DHCP Server di Mikrotik. Selanjutnya kita ke Windows XP yg sudah terinstall di VMware.
Untuk setting IP DHCP Server dari Mikrotik, masuk ke Command Prompt dulu lalu ketik "ipconfig" dan lihat hasilnya.
Contoh dibawah sudah berhasil Windows XP menerima IP Address yang sudah diberikan oleh Mikrotik secara otomatis. Berikut IP yang di dapat 192.168.1.20 dan Gateway 192.168.1.1


Selanjutnya coba kita PING untuk tes koneksi ke alamat IP Mikrotik.


Dan berhasil, ada pesan reply from dari IP yang kita PING tadi menandakan bahwa itu Windows XPnya sudah terkoneksi ke Mikrotik.

Setelah kita sudah membuat Mikrotik sebagai gateway dan DHCP, berikutnya kita akan routing semua alamat yang ada di mikrotik walaupun berbeda network.
Sebelum melakukan routing kita masukkan alamat IP terlebih dahulu ke ether3 , berikut settingan IP addressnya :
Ether 3 , IP Address 172.168.1.1/16 ( Kelas B ) , kemudian di VMNet1 pada windows kita di setting dengan IP Address 172.168.1.2/16
Setelah itu kita lihat IP apa saja yg sudah ada di mikrotik, berikut adalah syntaxnya :


Selanjutnya kita akan memberikan IP Address pada VMNet1 dengan IP 172.168.1.2


Dan sekarang kita melakukan proses routing ke semua IP yang ada di jaringan tersebut dengan menggunakan perintah PING di Command Prompt.
Dari mikrotik ke alamat IP :
10.10.10.1
192.168.1.20
172.168.1.1








Selanjutnya dari Windows XP ke alamat IP :
10.10.10.10
192.168.1.1
172.168.1.1














NAMA     : TRI MULYANI
NIM         : 13170946
KELAS    : 13.2A.21  
NAMA DOSEN : VADLYA MAARIF, M.Kom

PERTEMUAN 8 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Cara Install Mikrotik di VMWare Workstation10


1. Double Klik pada aplikasi VMWare Workstation10


2.Lalu Klik Creat New Virtual Machine


3. Kemudian pilih Typical(recommended) lalu klik next


4. Pilih installer disc image file lalu pilih browse dan cari file Mikrotik ISO yang sebelumnya sudah di download. Lalu klik next. 



5. Pilih other kedua-duanya karena tidak ada pilihan mikrotik pada jenis guestOS.


6.Ubah nama menjadi mikrotik lalu klik next.


7.Setelah itu Klik next.

8. Pilih custom dan ubah memori menjadi 512mb.

9. Pada network adapter klik Add> pilih network adapter> next> pilih NAT> Close.










NAMA     : TRI MULYANI
NIM         : 13170946
KELAS    : 13.2A.21  
NAMA DOSEN : VADLYA MAARIF, M.Kom

PERTEMUAN 7 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Cara Install VMWare Workstation 10 di Windows 

VMware Workstation adalah sebuah perangkat lunak mesin virtual untuk arsitektur komputer x86 dan x86-64 dari VMware, sebuah bagian dari EMC Corporation. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat banyak x86 dan x86-64 komputer virtual dan digunakan secara simultan dengan sistem operasi yang digunakan. Setiap mesin virtual tersebut bisa menjalankan sistem operasi yang dipilih, seperti Windows, Linux, varian BSD dan lain sebagainya. Dalam arti yang sederhana, VMware workstation bisa menjalankan banyak sistem operasi secara simulatan dengan menggunakan satu fisik mesin.(wikipedia)

Berikut langkah-lngkah menginstall VMWare Workstation 10 :



1. Pertama buka file Vmware intaller yang berformat .exe pada directory anda kemudian double klik file tersebut



2. Setelah beberapa saat akan keluar tampilan jendela Vmware seperti gambar dibawah ini , tunggu

hingga proses loading selesai


3. Kemudian akan keluar tampulan Installation wizard dari Vmware klik “next” untuk melanjutkan proses penginstalan VMware




4. Kemudian klik “I accept the terms in the license agreement” pada check box , dan klik “next”




5. Selanjutnya klik “typical” jika ingin menginstall semua komponen dan fitur yang direkomendasikan software , atau klik “custom” jika ingin memilih sendiri komponen dan fitur yang ada. Disini saya memilih “typical” 




6. Kemudian anda akan memilih lokasi folder untuk  menginstall Vmware , langsung klik “next” jika ingin memilih folder secara default . Klik “change” untuk memilih secara manual folder untuk instalasi Vmware kemudian pilih “next”. Disini saya menggunakan lokasi folder secara default jadi langsung klik “next”




7. Selanjutnya pengaturan untuk software updates, jika anda menginginkan VMware otomatis mengupdate versi dan komponen setiap kali komputer menyala, klik pada “Check for updates on startup”, jika tidak uncheck pada check box tersebut. Disini saya memilih untuk membiarkan Vmware mengupdate otomatis. Kemudian klik “next”




8. Selanjutnya pada User Experience Improvement Program, jika anda menginginkan mengirimkan data statistic penggunaan VMware check pada check box “help improvement VMware Workstation”, jika tidak uncheck pada check box tersebut. Disini saya memilih untuk mengirimkan data statistic Kemudian klik “next”




9. Selanjutnya anda akan diberikan pilihan untuk menampilkan shortcut.
Check pada “Dekstop” untuk menampilkan shortcut di dekstop anda
Check pada “Start Menu Programs folder” untuk menampilkan start menu anda
Kemudian klik “next”




10. Kemudian Klik “Continue” untuk melanjutkan penginstalan




11. Kemudian VMware melakukan proses penginstalan tunggu beberapa saat  untuk proses selanjutnya proses ini memakan waktu sekitar 10 – 20 menit , tergantung pada spec komputer yang dimiliki




12. Kemudian masukan License Key yang anda dapat ketika membeli produk VMware , dan klik “Enter”




13. Alhamdulillah J Instalasi VMware selesai , klik “Finish” untuk menutup jendela instalasi




14. Nah setelah proses instalasi selesai , VMware tidak secara otomatis berjalan. Untuk menjalankan VMware Workstation klik > start > All program > VMware > VMware workstation




15. Nah VMware workstation sudah berjalan , anda dapat menggunakannya



                                       









NAMA     : TRI MULYANI
NIM         : 13170946
KELAS    : 13.2A.21  
NAMA DOSEN : VADLYA MAARIF, M.Kom














Minggu, 06 Mei 2018

PERTEMUAN 6 PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

Membuat Jaringan WAN Menggunakan Cisco Packet Tracer


Image

A. Pengertian

Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). 
Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.

Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.

Langkah-langkah membuat jaringan WAN menggunakan Cisco Packet Tracer:
1.Buka Aplikasi Cisco Packet Tracer, Lalu buat topologi seperti dibawah ini
Image
2.Lalu sambungkan tiap perangkat dengan kabel Straight diawali dengan Router dengan Switch,Lalu Switch dengan PC Server dan Client
Image

Image
Dengan ketentuan Switch0 dengan Fa0/1 di Router dengan Fa0/0 sementara di Switch1 dengan Fa0/1 di Router dengan Fa0/1

3.Jika Semua sudah dihubungkan Lalu kita Klik ServerIndonesia untuk menyetting IP address dan DHCP Server
Kita klik Desktop lalu masuk Ip Configuration .Disini saya memberikan IP Kelas C dengan Network id 192.168.100 dan Host id untuk server .2
Image
4.Lalu kita setting DHCP Server dengan klik menu Service lalu pilih DHCP
Image
5.Lalu kita On kan setelah itu isi default gateway dan start ip address pada bagian host id kita isi dengan angka 3 ,karena jiga di isi dengan angka 2 nanti IP Server akan bertabrakan dengan IP PC Client
Image
6.Lalu kita keluar dari server Indonesi setelah itu masuk ke Server Thailand ulangi langkah yang tadi untuk mensetting IP Address dan DHCP Server
Di Ip kita isi Network id dengan angka yg berbeda kalo saya menggunakan 192.168.90 dan Host Id .2
Image
7.Lalu kita setting DHCP Server sama seperti tadi

Image
8.Setelah itu kita atur Semua Ip Client dengan cara Klik PC Client lalu masuk Dekstop lalu Ip Configuration setelah itu Ganti Static dengan DHCP
Image

Image
9.Disini aku sudah mengatur IP Client dengan DHCP Semua
Lalu kita Klik  Router untuk mengkonfigurasi yang digunakan untuk menghubungkan kedua Jaringan tersebut
Kita masuk Ke CLI
Lalu ketikkan Perintah

enable
lalu masuk ke config t
lakukan konfigurasi seperti ini untuk server Indonesia

interface fa0/0
ip address 192.168.100.1 255.255.255.0
no shutdown

lalu exit 2 kali

lalu masukan perintah write 
Image
10.Setelah itu kita atur lagi dengan perintah
enable
lalu masuk ke config t
lakukan konfigurasi seperti ini untuk server Thailand

interface fa0/1
ip address 192.168.90.1 255.255.255.0
no shutdown

lalu exit 2 kali

lalu masukan perintah write 
Image
11.Inilah tampilan Jika kedua jaringan sudah terhubung
12.lalu kita Test Ping dengan menekan P lalu kita tujukan PC Client indo untuk ngeping PC Client Thailand jika sukses maka akan seperti ini
Image






NAMA     : TRI MULYANI
NIM         : 13170946
KELAS    : 13.2A.21  
NAMA DOSEN : VADLYA MAARIF, M.Kom